Edhy Prabowo Dicecar KPK dalam Pemeriksaan Kasus Ekspor Lobster

Sumber: BBC

Kemarin (Rabu, 13/1/2021), mantan Menteri Kelutan dan Perikanan Edhy Prabowo yang belum lama ini terjegal kasus korupsi ekspor benih lobster menjalani pemeriksaan dalam rangka penyidikan kasus tersebut di gedung KPK, Jakarta.

Pemeriksaan tersebut mengungkap adanya tim uji tuntas (due diligence) yang diduga sebagai perantara penerima sejumlah ‘fee’ dalam kasus izin ekspor benih lobster yang sempat ramai menjadi bahan perbincangan masyarakat.

KPK mencecar Edhy terkait kejelasan keberadaan beberapa pihak yang diduga ikut terlibat dan menerima aliran dana dengan total hingga mencapai Rp. 9,8 milliar.

“Didalami pengetahuannya mengenai alasan dan dasar pembentukan serta penunjukan tim uji tuntas (due diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budi daya Lobster yang diduga sebagai perantara dalam penerimaan sejumlah ‘fee’ dari para eksportir benih lobster,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta (Kamis, 14/1/2021) dikutip dari Antara News.

Dari pemeriksaan Edhy kemarin, meski beberapa saksi yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan, KPK berhasil menetapkan tujuh tersangka. Yakni Edhy Prabowo (Eks Menteri Perikanan dan Kelautan), Safri (Staf Khusus sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas), Andreau Pribadi Misata (Staf Khusus sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas), serta empat tersangka dari unsur swasta yang salah satunya menyangkut PT. Aero Citra Kargo (ACK). [TS].