Arief Budiman Komentari Pemberhentian Jabatannya

Sumber: Okezone Nasional

Tindakan pelanggaran dan kejahatan dalam konteks pemilu yang dilakukan oleh Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) RI Arief Budiman masih ramai menjadi topik perbincangan.

Pasalnya, Ketua KPU yang baru saja diberhentikan dari jabatannya tersebut dengan tegas mengomentari kejadian tersebut dengan pembelaan diri terkait integritas dirinya yang dipermasalahkan.

Sebelumnya, DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) menjatuhkan sanksi berat kepada Arief Budiman berupa pemberhentian dari jabatan Ketua KPU RI.

Sanksi tersebut merespon terbuktinya pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu karea mendampingi Evi Novida Ginting Manik yang telah diberhentikan sejak bulan Maret 2020 untuk mendaftarkan gugatan ke PTUN Jakarta.

Menurut Mejelis DKPP, Arief Budiman tidak mampu menempatkan diri untuk menyesuaikan jabatannya di ruang publik. Ditambah, Arief Budiman juga melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang jabatan yang didudukinya dengan menerbitkan Surat KPU Nomor 663/SDM.13-SD/05/KPU/VIII/2020.

Mengomentari DKPP yang telah menjatuhkan sanksi tegas terhadap dirinya, Arief Budiman melayangkan komentar, “Saya tidak pernah melakukan pelanggaran dan kejahatan yang mencederai integritas pemilu”, Jakarta (13/1/2021), dikutip dari Antara. [TS].