Tersangka Moge Tabrak Ibu-Ibu di Bintaro Ternyata ABG

Ilustrasi: Line Today

Anak baru gede ( ABG) menjadi tersangka setelah motor gede yang dikendarainya menabrak seorang ibu-ibu berumur 50 tahun saat melakukan kegiatan sunmori (Sunday Morning Ride). Hal tersebut ditegaskan oleh Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya Pratama Baso, di Mapolres Tangsel,  Selasa, 03 Agustus 2021.

Iptu Nanda Setya menuturkan “ Pada hari ini, saya nyatakan bahwa kasus tersebut telah naik ke proses penyedikan. Tersangka yang ada pada kecelakaan ini adalah di pihak pengendara sepeda motor besar.”

Tersangka ditetapkan berdasarkan barang bukti yang telah dikumpulkan lengkap oleh pihak kepolisian, salah satunya adalah dua rekaman Close Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.

“Pertama adalah di depan Hotel Santika Bintaro dan kedua kami sudah mendapatkan rekaman CCTV dari pihak pengelola di sekitar lokasi, tepatnya berada di atas  fly over Permata Bank, kemudian juga hasil visum sudah keluar dari korban,” tutur Iptu Nanda.

Berdasarkan rekaman CCTV tersebut didapatkan fakta bahwa, pengendara motor gede itu sedang melakukan perpindahan jalur.

“Pengendara moge tersebut melaju kemudian berpindah jalur dan menangambil lajurnya si pengendara Honda Beat ( korban) tersebut,” tegas Iptu Nanda.

Saat melakukan pindah jalur, Nanda menyatakan jika tersangka lalai karena tidak memperhatikan kondisi sekitarnya saat melakukan perpindahan jalur.

“Ancaman pidananya adalah enam tahun penjara maksimal,” imbuh Iptu Nanda.

Akan tetapi, karena tersangka masih berusia di bawah  umur, tersangka tidak ditahan .

“Karena statusnya anak, sesaui dengan Undang-undang sistem peradilan anak bahwa anak yang berhadapan dengan hukum itu mempunyai hak untuk tidak ditahan atau dipidana secara langsung,” terangnya.

Pihaknya juga sedang mempertimbangkan lagi mengenai diversi atau mediasi “Kami tidak akan serta merta mempidanakan pengendara moge tapi akan kami kedepankan diversi tersebut,” pungkasnya.

Penulis : Roni Adi Setiawan

Editor : Dedy