Menjaga Eksistensi Bahasa Arab, HMPS PBA UIN JAKARTA Gelar ALF 2021

Pemotongan pita sebagai tanda pembukaan acara ALF 2021

Banten.wartadaerah.com – Kamis, (14/10/2021) Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Webinar yang bertajuk “Peran Orkestrator Peradaban Islam dalam Menjaga Eksistensi Bahasa Arab di Kancah Dunia.”  Acara tersebut sebagai awal sekaligus grand opening  ALF Maneera 2021. Acara ini dilangsungkan secara luring dan daring melalui platform Zoom Cloud Meeting dan diikuti oleh mahasiswa PBA, dosen PBA, para peserta ALF 2021, dan kalangan akademik lainnya.

“ALF merupakan wadah untuk menampung sikap, pengetahuan,  kreatifitas, dan keterampilan para penggiat bahasa Arab. Maka dari itu, ikutilah alf ini untuk meningkatkan 4 kompetensi tadi.” Ujar Kaprodi PBA Dr. Zainal Muttaqin, MA.

Dalam sambutannya sebagai dekan, Dr. Sururin, M.Ag. mengucapkan selamat datang kepada seluruh pembicara, peserta ALF 2021, dan peserta webinar serta berharap kepada peserta untuk mengikuti rangkaian acara ALF 2021 dengan baik sampai selesai.

“Melalui acara ini diharapkan akan muncul jiwa-jiwa pejuang karena dihadirkan berbagai macam perlombaan yang nantinya menjadi bekal untuk terjun ke masyarakat. Dengan diadakan acara ini juga kita dapat meningkatkan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam berbahasa.” Ujar Dr. Sururin, MA.

Ucapan selamat juga dihaturkan oleh Gubernur Jakarta bapak Anis Basbewadan, Ph.D melalui video singkat. Dalam sambutannya beliau memaparkan  semoga Prodi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Jakarta menjadi wadah pembelajaran bahasa Arab  yang kredibel.

“Bapak-ibu yang saya hormati, bahasa Arab merupakan bahasa Internasional yang dipakai di berbagai dunia. Di Indonesia bahasa Arab telah menjadi pelajaran wajib bagi siswa-siswi dan mahasiswa. Saya akan menyampaikan 2 hal penting. Pertama, bahasa Arab adalah bahasa persatuan umat Islam. Sebagai umat muslim, bahasa Arab menjadi bahasa yang menyatukan umat muslim di dunia. Kedua, bahasa Arab membentuk tradisi intelektual Islam. Dalam sejarah intelektual Islam, tradisi intelektual Islam dibangun dalam 3 periode (klasik, pertengahan, dan modern). Konteks nusantara, intelektual Islam dimulai dari pengembaraan para kyai yang telah menyebarkan ajaran Islam di Indonesia.” Ujar Dr. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si.,  Wakil Menteri Agama RI dalam sambutannya sebagai keynote speaker sekaligus beliau membuka acara ALF Maneera 2021. Secara simbolis, ALF dibuka oleh dekan FITK dan Kaprodi PBA dengan memotong tali.