BOR Isolasi di Banten Menurun

Ilustrasi : pixbay.com
Ilustrasi : pixbay.com

Banten.wartadaerah.com – Satuan tugas gabungan covid-19 di banten mengumumkan bahwa ketersediaan Bad Occupancy Rate atau ketersediaan kamar untuk isolasi pasein yang terkena covid-19 di rumah sakit banten sudah mulai menurun. Jumlah ketersediaan yaitu 4.370 unit dan terpakai sekitar berjumlah 2.045 masih ada kapasitas 1.965.

Hal ini merupakan kabar baik untuk seluruh masyarakat banten, meski lonjakan kasus covid masih belum menurun. Namun dilihat dari penurunan nya BOR Isolasi bisa dikatakan bahwa pasein yang serius dengan gejala yang berat sudah mulai menurun. Sehingga pemerintah banten dari rencana awal akan menambah kapasitas BOR Isolasi yang akan dibuat di rusun margaluyu banten dibatalkan. Sekarang difokuskan untuk penambahan tenaga medis di kota banten.

Penurunan BOR Isolasi ini pun disebabkan juga dengan banyaknya masyarakat yang terkena covid-19 tanpa gejala melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Mereka tanpa gejala lebih memilih isolasi mandiri tetap dilakukan pemantauan dari pemerintah dan mendapat obat,” ujar kepala dinas kesehatan provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti.

Penururunan BOR Isolasi ini pun merupakan upaya pemerintah dan masyarakat yang senantiasa taat prokes dan anjuran pemerintah untuk di rumah saja, namun hal ini jangan membuat kita lengah karena kasus covid-19 di Banten masih tinggi dengan angka di atas 2000 kasus covid-19 tetapi dikategorikan dengan pasein yang tanpa gejala.

“Kalau kita lihat angka kasus aktif 22 ribu sedangkan BOR turun ini artinya mereka yang terkonfirmasi rata-rata tanpa gejala,” tegasnya.

Dengan demikian sebagai masyarakat kita harus tetap menjaga kesehatan dengan ketat upaya membantu pemerintah untuk menangani kasus covid-19 dan mencegah melonjaknya kasus yang terpapar virus covid-19 ini, dan kita doakan semoga vaksinisasi di daerah Banten khusunya dan umumnya di Indonesia bisa tersebar dengan cepat.

Penulis : Syamsul Maarif

Editor : Dedy